Slide menunjukkan jaringan hepar (hati) dengan vena sentral di bagian tengah. Sel-sel hati atau hepatosit tersusun seperti lempeng yang memancar dari vena sentral. Di antara hepatosit terdapat sinusoid, yaitu ruang kecil tempat darah mengalir dan berhubungan erat dengan hepatosit. Susunan ini memungkinkan hati menjalankan berbagai fungsi, seperti metabolisme zat gizi, detoksifikasi, dan produksi protein. Secara klinis, kerusakan hepatosit akibat hepatitis, alkohol, atau perlemakan hati dapat mengganggu fungsi tersebut. Pada kerusakan kronis, jaringan hati dapat mengalami pembentukan jaringan parut (fibrosis) yang berkembang menjadi sirosis, sehingga struktur normal lobulus hati dan aliran darahnya terganggu.