Gunting Mayo dirancang untuk memotong jaringan, benang jahit, kasa, atau bahan medis selama prosedur. Bentuknya yang relatif kuat dan kokoh memberikan kontrol pemotongan yang baik. Terdapat jenis straight dan curved, sehingga pemilihannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan tindakan dan lokasi jaringan yang akan dipotong.
Menariknya, disebut gunting Mayo (Mayo scissors) karena nama tersebut berkaitan dengan Mayo Clinic dan tradisi bedah yang berkembang di sana, khususnya melalui keluarga Mayo, yaitu William J. Mayo dan Charles H. Mayo, dua tokoh penting dalam perkembangan ilmu bedah pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Namun demikian tidak berarti William atau Charles Mayo secara langsung menciptakan gunting tersebut.