Deskripsi Anatomis
Preparat memperlihatkan organ-organ saluran respirasi yang termasuk dalam zona konduksi, meliputi os hyoideum (1), kartilago thyroidea (2), membrana thyrohyoidea (8), ligamentum cricothyroideum (11), laring (larynx), trakea (trachea), bifurcatio tracheae, serta bronkus primer dexter (A) dan bronkus primer sinister (B).
Laring tersusun atas beberapa kartilago, terutama kartilago thyroidea (2), cricoidea, dan arytenoidea, yang berfungsi mempertahankan patensi jalan napas serta berperan dalam proses fonasi. Os hyoideum (1) dan membrana thyrohyoidea (8) menghubungkan laring dengan struktur superior di regio leher. Pada preparat yang telah dibuka tampak plica vestibularis (pita suara palsu) dan plica vocalis (pita suara sejati), yang berperan dalam pembentukan suara.
Inferior terhadap laring terdapat trakea yang disangga oleh cincin-cincin kartilago hialin berbentuk huruf C. Kartilago ini berfungsi menjaga lumen trakea tetap terbuka selama proses respirasi. Bagian posterior trakea tidak diperkuat oleh kartilago sehingga memungkinkan dilatasi esofagus saat proses menelan. Di antara kartilago thyroidea dan kartilago cricoidea tampak ligamentum cricothyroideum (11), yang secara klinis menjadi lokasi tindakan krikotirotomi darurat untuk membuka jalan napas.
Pada ujung inferior trakea terdapat carina yang menandai percabangan trakea menjadi bronkus primer dexter (A) dan bronkus primer sinister (B). Bronkus primer dexter (A) tampak lebih pendek, lebih lebar, dan lebih vertikal dibandingkan bronkus primer sinister (B). Oleh karena itu, benda asing yang teraspirasi lebih sering masuk ke bronkus kanan. Sebaliknya, bronkus primer sinister (B) memiliki arah yang lebih horizontal dan lintasan yang lebih panjang karena menyesuaikan posisi jantung di hemitoraks kiri.
Pada bagian anterolateral laring dan trakea tampak glandula thyroidea beserta vaskularisasinya. Kelenjar ini menghasilkan hormon tiroksin (T4) dan triiodotironin (T3) yang berperan dalam regulasi metabolisme tubuh serta kalsitonin yang berperan dalam homeostasis kalsium. Pada sisi tertentu preparat, sebagian jaringan kelenjar telah disingkirkan sehingga kartilago penyusun laring dapat diamati dengan lebih jelas.