Tubuh sebagai Story
Terdapat spesimen jantung di dalam kotak akrilik yang diisi formalin. Bentuk asli dari jantung menyerupai bentuk buah pir atau kerucut yang terbalik. Bagian atasnya yang melebar adalah tempat menempelnya pangkal pembuluh-pembuluh darah besar (tampak seperti corong atau lubang-lubang pipa terbuka), seperti arcus pulmonalis (depan tengah), aorta (dalam tengah), dan vena cava serta vena pulmonalis di belakang. Permukaan asli jantung tentu tidak mulus dan terlihat teksturnya berserat serta padat karena adanya anyaman otot (miokardium). Tampak jelas garis-garis halus, seperti akar pohon. Itu adalah pembuluh darah koroner yang bertugas memberi makan otot jantung. Warna jantung telah berubah menjadi pucat keabu-abuan atau coklat muda kekuningan karena efek cairan kimia pengawet. Salah satu penyakit yang menyerang jantung adalah Infark Miokard Akut yang terjadinya karena kurangnya aliran darah koroner dari aorta. Hal ini menyebabkan turunnya fungsi pompa jantung dan mengganggu keseimbangan tubuh. Tubuh akan mengalami kegagalan sirkulasi dan hipoksia (kekurangan oksigen) berat. Jika tidak segera ditangani, akan mengganggu homeostasis pada tubuh dan berujung pada kematian.
Refleksi
Bercak gelap kehitaman pada jantung ini adalah bukti nyata kematian otot jantung akibat Infark Miokard Akut, yang dipicu oleh sumbatan plak lemak. Kerusakan permanen ini sangat erat kaitannya dengan gaya hidup modern kita, seperti kebiasaan merokok, jarang berolahraga, serta sering mengonsumsi makanan tinggi lemak dan gula. Maka dari itu, kita lebih peduli terhadap kesehatan jantung kita mulai dengan pola hidup yang sehat. Sudahkah berapa makanan berlemak yang Anda makan hari ini?