Spesimen ini memperlihatkan sistem reproduksi pria dari berbagai sisi. Testis di dalam scrotum menghasilkan spermatozoa dan testosteron, yang kemudian matang di epididymis dan dialirkan melalui ductus deferens menuju urethra. Vesicula seminalis, prostata, dan glandula bulbourethralis menghasilkan cairan yang menyusun semen. Model juga memperlihatkan vesica urinaria di bagian anterior, urethra sebagai saluran keluarnya urine dan semen, serta rectum di bagian posterior.
Letak testis di luar rongga tubuh bukan tanpa alasan. Scrotum mempertahankan suhu testis sedikit lebih rendah dari suhu tubuh agar pembentukan spermatozoa berlangsung optimal. Gangguan pembuluh darah di sekitarnya dapat menyebabkan varikokel, yaitu pelebaran vena plexus pampiniformis yang dapat meningkatkan suhu testis dan mengganggu kualitas spermatozoa hingga berkontribusi terhadap infertilitas pria.